


Poorbaya sudah out. Ia masuk kabinet dengan gagah bagaikan hero, namun tersingkir tanpa penghormatan. Diberhentikan begitun saja saat dia rapat dengan DPD. Itulah kehidupan. Cepat naik cepat jatuh. Cepat dipuja cepat dihinakan.
Pemberhentian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan memang menyita perhatian besar masyarakat. Kabar pencopotan ini terbilang sangat mendadak dan dramatis, karena terjadi pada Senin, 14 September 2026, tepat saat ia sedang memimpin Rapat Kerja Gabungan dengan Komite IV DPD RI di Kompleks Senayan.
Di tengah-tengah rapat, pimpinan sidang memberitahu Purbaya bahwa ada telpon dari Istana, Purbaya lalu keluar ruangan untuk menerima panggilan telepon dari Istana yang mengabarkan bahwa posisinya telah digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara.
Karena saat itu Purbaya sedang rapat dengan DPR yang disiarkan langsung (live) dan banyak wartawan, akhirnya detik-detik dramatis pemecatan Purbaya pun terekam semua, dari mulai pimpinan sidang menginterupsi Purbaya bahwa ada panggilan telpon Istana sampai saat Purbaya menerima panggilan telpon pemecatannya itu.
BANYAK PIHAK MENYAYANGKAN CARA ISTANA MEMBERHENTIKAN PURBAYA INI… BENAR-BENAR TANPA PENGHORMATAN…
“Menkeu dipecat lewat telepon dadakan di tengah rapat resmi. Tata kelola negara rasa grup WhatsApp ronda: keputusan mendadak, etika belakangan, perencanaan entah ke mana. Negara bukan grup yang adminnya bisa asal kick,” komen netizen X @mintandmorrow.
“Bener-bener ga profesional anjir pemerintahan loh ini ngajarin yg ga bener bisa dadakan gitu,” timpal @buruhidol.
“bener bener kacau ni negara, pemecatan tiba tiba apalagi pas rapat bener bener malu maluin,” komen netizen X @serrxraa.